Pemadam Ponorogo Kewalahan Padamkan Kebakaran Pasar Songgolangit

    52
    Tim Pemadam Kebakaran Pemkab Ponorogo kesulitan memadamkan kebakaran Pasar Songgolangit (Istimewa/kompas.com)

    INDONESIANEWS – Kebakaran melalap Pasar Songgolangit di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Minggu malam, 14 Mei 2017. Tim pemadam kebakaran kesulitan menjinakkan Si Jago Merah.

    “Api mulai sekitar jam 19.55 WIB, tidak lama setelah Isya. Saya melihatnya dari atas rumah saya,” kata Afiva, 20 tahun, seorang saksi mata.

    Sumber api diduga berasal dari Lantai II pasar yang terletak di pusat kota tersebut. Selanjutnya, kebakaran melebar ke sekelilingnya. Jilatan api terbesar terlihat di sisi selatan pasar.

    “Api tiba-tiba muncul. Tidak tahu kenapa. Pedagang berhamburan menjauh karena api tiba-tiba besar, menyambar,” ujar Eka Yanti, salah seorang pedagang kakilima di samping pasar.

    Awalnya, tim Pemadam kebakaran Pemkot Ponorogo dengan dua unit mobilnya berusaha memadamkan api. Namun, api tetap saja membesar dan meluas.

    Kewalahan melawan api, pemkab setempat meminta bantuan dukungan Pemadam Kebakaran Kabupaten dan Kota Madiun. Akhirnya usaha pemadaman kebakaran mengandalkan enam unit kendaraan penyemprot air.

    “Tolong yang lain minggir. Yang tidak berkepentingan. Harap bantu kami untuk segera memadamkan api dengan tidak masuk di lokasi,” teriak Ipda Yoyok, seorang polisi, berusaha mengusir warga yang berkerumun di jalan masuk menuju titik kebakaran.

    Hingga sekitar pukul 21.00 WIB, Si Jago Merah terus beraksi. Bagian demi bagian pasar ludes menjadi bara dan abu. Semprotan air regu pemadam kebakaran tak kuasa benar-benar menjinakkan api secara cepat.

    Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni meninjau langsung upaya jajarannya memadamkan api. Ia mengakui kondisi armada pemadam kebakaran yang dimiliknya kurang memadai.

    “Saya akui Damkar (Pemadam Kebakaran) Pemkab Ponorogo tak memadai. Hanya dua mobil dan satu kecil,” tutur Ipong. (AQL)

    TULIS TANGGAPAN