Dinkes Kota Bandung dan B-Trust Gelar Sosialisasi Program Penguatan Penerapan SP4N

Total Views : 13
Zoom In Zoom Out Baca Nanti Print

INDONESIANEWS.ID: Saat ini pengelolaan pengaduan yang ada di sebagian besar penyelenggara pelayanan publik belum maksimal, maka dari itu guna meningkatkan implementasi sistem SP4N LAPOR!, Kementerian PANRB, Kantor Staf Presiden dan Ombudsman RI bekerjasama dengan USAID menyelenggarakan program tentang penguatan penerapan SP4N LAPOR! pada 33 Pilot project, yang dilaksanakan oleh Bandung Trust Adisory Group (B_Trust) sebagai pelaksana program. Dalam program penguatan penerapan SP4N LAPOR ini, Kota Bandung ditunjuk sebagai salah satu daerah dari 33 pilot pilot projeck yang ditunjuk Kementerian PANRB,KSP dan Ombudsman RI.



Dalam pelaksanaan program penguatan penerapan SP4N Lapor di Kota Bandung, melalui kegiatan baseline survey pengelolaan pengaduan yang dilakukan Btrust Dinas Kesehatan Kota Bandung terpilih sebagai pilot project pembentukan Unit Pengelolaan Pengaduan. Menindaklanjuti program tersebut saat ini Dinas Kesehatan bersama-sama Btrust melalui diskusi partisipatif sudah menyusun SK Tim Pengelolaan Pengaduan, Standar Operasional Prosedur Pengelolaan Pengaduan, Standar Pelayanan dan Kode Etik Pengelolaan Pengaduan.


Menindaklanjuti program ini Dinas Kesehatan Kota Bandung menggandeng Bandung Trust Advisory Group (Btrust) dalam kegiatan sosialisasi, peluncuran dan bimtek Pengelolaan Pengaduan di lingkungan Dinas Kesehatan Kota Bandung. Tujuan dari kegiatan ini sebagai upaya mensosialisasikan mekanisme, memperkuat komitmen dan juga sebagai upaya peningkatan kapasitas pengelola pengaduan di lingkungan Dinas Kesehatan Kota Bandung.


Kegiatan ini dipimpin oleh Bapak Anhar Hadian, SKM. (Sekretaris Dinas Kota Bandung) dan dilaksanakan di Gedung Carolus Rumah Sakit Umum Borromeus Bandung dengan mengundang seluruh Perwakilan Bidang, Rumah Sakit, seluruh UPT dinas Kesehatan atau Puskesmas di Kota Bandung dan Dinas Komunikasi dan Infformatika Kota Bandung sebagai Koordinator Pengelola Pengaduan (LAPOR) Kota Bandung.


Bapak Anhar menyampaikan “kita adalah sebagai pelayan publik, maka harus siap menjadi pelayan publik yang baik salah satunya dengan mengelola dan menerima spirasi dan pengaduan dari masyarakat dan berharap puskesmas menjadi teman komunikasi dalam proses pengelolaan pengaduan di lingkungan Dinas Kesehatan Kota Bandung”

Dalam kesempatan yang sama Ruliana Darmawan (Btrust) mengharapkan dengan menjalankan amanat Perpres dan permenpan dalam menyediakan pelembagaan, Sumber Daya Manusia, Kode Etik, Pembiayaan dan Sarana Prasarana serta mekanisme Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik  maka laporan dari masyarakat diselesaikan secara cepat, tepat dan tuntas oleh Dinas Kesehatan Kota Bandung.


Harapan besar dari program dan kegiatan ini, bisa direplikasikan untuk Organisasi Perangkat Daerah yang lain khususnya di Lingkungan Peerintah Kota Bandung.

Yang menjadi narasumber pada kegiatan ini adalah Bapak Yusuf Cahyadi,SH (Kepala Seksi Penguatan Keterbukaan Informasi Publik Dina Komunikasi Informatika Kota Bandung) dan Bapak M. Taufan Dwi Putra (Asisten Ombudsman RI Perwakilan Jawa Barat). Bapak Taufan menyampaikan “ sebagai pelayan publik kita berkewajiban menerima, menanggapi, memproses, dan menyelesaikan setiap pengaduan. Sementara itu Bapak Yusuf mengharapkan personil pengelola pengaduan di Dinas Kesehatan bisa bersinergi dengan Diskominfo Kota Bandung selaku koordinator pengelola Pengaduan di Kota Bandung.(**)