Kasus Covid-19 di Jakarta Melambat, Anies Terapkan Lagi PSBB Transisi

Total Views : 16
Zoom In Zoom Out Baca Nanti Print

INDONESIANEWS.ID: PSBB transisi di Jakarta berlaku 12-25 Oktober 2020. Gubernur Anies Baswedan mengambil keputusan itu berdasarkan indikator kasus harian, kasus kematian, tren kasus aktif, dan tingkat keterisian RS. C

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan mengurangi rem darurat secara bertahap untuk mengatasi penyebaran pandemi Covid-19. Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Masa Transisi pun kembali berlaku selama dua pekan ke depan, mulai 12 Oktober hingga 25 Oktober 2020.


Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyampaikan keputusan itu diambil berdasarkan beberapa indikator, yaitu laporan kasus harian, kasus kematian harian, tren kasus aktif, dan tingkat keterisian RS Rujukan Covid-19. Berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi DKI Jakarta, terjadi pelambatan kenaikan kasus positif dan kasus aktif di ibu kota. Dilansir katadata.


Selain itu, Anies mengatakan pihaknya selama sebulan terakhir telah menjalankan kebijakan emergency brake (rem darurat) karena terjadi peningkatan kasus secara tidak terkendali. Kasus Covid-19 saat ini mulai stabil sehingga Pemprov DKI Jakarta bisa mengurangi rem tersebut secara perlahan dan bertahap. []