Ditanya Terkait Pencalonan Pilpres 2024, M.S. Kaban: Masih Terbuka Lebar

INDONESIANEWS.ID, Bogor: Politisi Partai Ummat, M.S. Kaban menyebut wacana pencapresan untuk Pilpres 2024 masih terbuka lebar untuk berbagai pihak.

Ia mengatakannya dalam acara podcast Youtube MULHANDY TV dengan judul, “PNS SHOW ! CAPRES ANDIKA PUAN…..NOW ! BAGAIMANA DENGAN YANG LAIN ? PART 2” di kediamannya di Sentul, Bogor, Jumat (10/12/2021)

“kalau saya memang melihatnya banyak, yang perlu muncul harusnya diberikan kesempatan kepada publik, misalnya ada Gatot Nurmantyo, ada Din Syamsudin, ada Prabowo, ada Andika, berikanlah mereka kesempatan untuk berekspresi dengan gagasan-gagasanny tapi yang tetap realistis untuk dikerjakan,” ujar Kaban.

Kaban lalu berpendapat, Undang-undang ketentuan calon Presiden sebelumnya sudah pas untuk keperluan penyelenggaraan pemilu. Namun, dengan munculnya Presidential Threshold, hal ini justru mengurangi variasi kandidat capres-cawapres untuk pilihan publik.

“Di dalam undang-undang kita ada pasal, kalau Presiden diusung oleh Partai Politik. Sebenarnya sudah cantik. Tapi setelah dibuat undang-undang tambahan, itu jadi mempersempit dan mengurangi proses seleksi calon-calon Presiden, dan itu tidak bagus.”

Adapun mengenai hal tersebut, Ka’ban mencontohkan pilpres 2004 yang dianggapnya sebagai pilpres paling ideal pasca-reformasi, dengan menentukan lima kandidat presiden-wapres sekaligus.

“Menurut saya Pemilu 2004 itu cost-nya mahal, tapi demi kepentingan Rakyat Indonesia, menurut saya itu fair,” tutupnya.*(Redaksi)

 

Redaksi
Author: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed