Kami Sektor 21 Tidak Membunuh Pengusaha Selama Ada Komitmen Limbahnya Bersih

Jumat, 08-06-2018 10:27 WIB    60 VIEWS
Kami Sektor 21 Tidak Membunuh Pengusaha Selama Ada Komitmen  Limbahnya Bersih

Bandung-INDONESIANEWS.ID: Menanggapi keinginan pihak pabrik untuk membuka lubang saluran pembuangan limbah yang dicor dengan harapan dapat memaksimalkan jumlah produksi, Komandan Sektor 21, Kol Inf Yusep Sudrajat menyikapi ini sebagai hak dari perusahaan, asalkan pihak pabrik sudah membenahi dan memperbaiki dengan membuktikan bahwa limbah yang akan dikeluarkan nanti sudah jauh lebih baik dari sebelumnya.

“Itu adalah hak pengusaha, untuk meminta dibuka lubang limbah yang ditutup,  tandanya mereka (pabrik) telah siap dan komitmen tak akan membuang limbah yang mencemari lingkungan lagi,” ujar Kol Inf Yusep.

“Asalkan pabrik benar-benar dapat membuktikan limbah yang dikeluarkan sudah jauh lebih baik. Jangan nanti setelah dibuka, setelah beberapa hari satgas menemukan lagi buang limbah berbahaya, akan kami cor lagi” tegasnya.

Satgas hanya menjalankan amanat Perpres No. 15 tahun 2018, melindungi ekosistem sungai Citarum dan anak cucu sungai Citarum. Untuk mengembalikan kelestarian Citarum, kata Yusep, kami berharap semua unsur dan komponen termasuk pabrik yang berada dan memanfaatkan DAS Citarum untuk bersama-sama mendukung percepatan pengendalian ekosistem Citarum.

“Sekali lagi, bukan wewenang kami untuk menutup pabrik. Kami tidak akan membunuh pengusaha, yang penting tidak lagi buang limbah berbahaya, itu saja, sudah beres,” pungkas Kol Inf Yusep Sudrajat.

Dalam pertemuan tersebut, Dansektor 21 mengapresiasi itikad baik pihak perusahaan karena telah berupaya memaksimalkan pengolahan IPAL nya dengan menunjukkan beberapa bukti video dan foto yang ditunjukkan oleh pihak PT. Sinar Pangjaya Mulia. Namun untuk membuka lubang limbah yang ditutup, pihaknya akan terlebih dahulu melakukan pengecekan secara langsung ke pabrik tersebut.

Penulis : Acep Dimulya

Editor: Hakim Nur

Foto: Acep D