oleh

Belum Juga Diizinkan Terbang, Boeing 737 Max 8 Kembali Bermasalah

-Ekonomi-3.840 views

INDONESIANEWS.ID: Pada tes terbang yang dilakukan Air Canada, pesawat Boeing 737 Max 8 mengalami gangguan mesin sehingga harus mendarat hanya dengan satu mesin yang menyala.

Pesawat Boeing 737 Max 8 milik Air Canada mengalami gangguan mesin saat melakukan tes penerbangan antara Montreal, Kanada, dan Arizona, Amerika Serikat (AS). Akibatnya pesawat harus mendarat darurat di Tucson, Arizona. Menurut keterangan resmi Air Canada, gangguan mesin terjadi tak lama setelah pesawat lepas landas. Pilot melihat lampu peringatan gangguan mesin menyala dan memutuskan untuk mematikan satu mesin yang bermasalah. Pesawat membawa 3 awak kabin, termasuk pilot. Dilansir katadata.

Sebagai informasi sinyal darurat PAN PAN berupa pesan radiotelepon yang merupakan sinyal darurat internasional yang digunakan seseorang di atas kapal laut, pesawat terbang, atau kendaraan lain untuk menyatakan bahwa mereka memiliki keadaan yang mendesak, tetapi untuk sementara waktu tidak mengancam nyawa. Meski satu mesin dimatikan, Air Canada menegaskan bahwa pesawat terbang modern sudah didesain untuk terbang walau hanya dengan satu mesin saja. “Awak pesawat juga sudah dilatih untuk menghadapi keadaan seperti itu,” tulis Air Canada. Dengan adanya insiden ini, Boeing bersiap untuk menghadapi pengawasan yang lebih ketat. Padahal 737 Max 8 belum lama ini diizinkan kembali terbang setelah larangan terbang selama 20 bulan. Negara yang telah mengizinkan kembali operasional 737 Max 8 yaitu AS, tepatnya sejak 18 November 2020. Federal Aviation Administration (FAA) menyebutkan Boeing harus memperbaiki masalah perangkat lunak, sistem, dan meningkatkan pelatihan sebelum bisa mengangkut penumpang. []

Redaksi
Author: Redaksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

News Feed