oleh

Ribuan Umat Islam Jawa Barat Gelar Aksi Bela Palestina didepan Gedung Merdeka

-Berita-1.072 views

Indonesianews.id: Terkait dengan pemberitaan yang beredar baik melalui media mainstream maupun lewat media sosial. Baha telah terjadi pembantaian Zionis Israel terus mengeluarkan seranga gas air mata dan tembakan kepada umat Islam yang malaksanakan ibadah I’tikaf di Masjidil Aqsha. Ratusan muslimin mengalami luka-luka dan memakan banyak korban.

Ribuan Umat  Islam Jawa Barat dari berbagai kalangan menggelar aksi damai mengutuk dan mengecam serangan Israel keawasan Gaza Palestian dan khususnya di Masjidil Aqsha, karena Masjidil Aqsha adalah kiblat pertama umat Islam melakukan Sholat. Massa yang hadir digelar mulai pukul 14.00 sampai 17.00 bertempat di Gedung Merdeka Jl.Asia Afrika Bandung. Rabu (12/05/2021).

Ketau DDII Jawa Barta Roinul Balad mengatakan “ kami sebagai umat Islam Indonesia merasa terpanggil dengan adanya aksi bela Palestina, karena saudara-saudra umat Islam disana dibantai oleh tantara Zionis Israel. Bahwa yang terjadi ketegangan antara Israel dan Palestina selama tiga hari ini adalah merupakan tragedi kemanusiaan dan pelanggaran HAM yang terus berulang dan nampaknya tregedi ini tidak pernah berakhir, sungguh sulit kita ingin mengakhiri tragedi kemanusiaan yang dialami oleh saudara muslim kita di Palestina khusunya di Masjidil Aqsha, karena sudara-saudara kita sedang khusyu melaksanakan ibadah shaum dan Allah SWT memperlihatkan kebenaran ayatnya. Bahwa sesungguhnya kaum yahudi dan Nasrani tidak akan pernah ridho kepada kaum Muslimin sampai kaum muslimin taat terhadap mereka. “ ujarnya kepada Indonesianews.id.

“ Al-Quran sudah menyatakan kepada kita bahwa kaum Yahudi dan Nasrani tidak pernah ridho kepada kaum musimin sampai mereka ingin mengikuti mereka, maka oleh karena itu kami sebagai kaum muslimin siap menyatakan perlawanan kepada mereka. Dan memang kondisi Palestina disana dalam keadaan terpuruk ditambah lagi kondisi bangsa sekarang ini sedan perpecahan ditambah lagi dengan penyakit Covid-19. Oleh karena kami siap bekorban meskipun nyawa taruhannya. “ tegasnya. (Hakim Nur)

Redaksi
Author: Redaksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed