oleh

Terkait Pemilu, M.S. Kaban: Harusnya Parpol dan Pemerintah Kerjasama

INDONESIANEWS.ID, Bogor: Wakil Ketua Dewan Syuro Partai Ummat, M.S. Kaban memberikan pandangannya terkait urgensi dan peran Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara independen Pemilihan Umum (Pemilu).

Kaban berpendapat, seharusnya yang pantas menyelenggarakan pemilu adalah gabungan dari partai-partai politik yang bekerjasama dengan pemerintah.

“Yang jelas, peserta pemilu ‘kan partai politik, harusnya partai-partai politik itulah yang me-manage pemilihan itu, bersama pemerintah Indonesia,” ujar Kaban dikutip dari podcast MULHANDY TV di kediamannya di Sentul, Bogor, Jum’at (19/11/2021).

Mantan Menteri Kehutanan era SBY tersebut menilai, dengan konsep dulu yang menggunakan wadah Panitia Pemilihan Indonesia (PPI), keberlangsungan pemilu lebih terjaga.

“Dulu ada Panitia Pemilihan Indonesia (PPI), ada menteri dalam negeri, ada perwakilan-perwakilan parpol. Relatif lebih terjaga,”

Kaban juga menambahkan, dengan sinergi parpol dan pemerintah, pemilu dapat memberikan nuansa adil (fairness) karena kedua elemen tersebut saling menjaga, berkaca pada Pemilu tahun 1999.

“Penyelenggara Pemilu itu ketika partai politik bersama pemerintah, nuansa fairness itu ada. Karena semua saling jaga. Walaupun ada partai besar dan partai kecil, tapi mereka ‘kan cerdas-cerdas mengkritisi, seperti dulu waktu tahun ’99,” jelasnya.

Ia mengkritik dan mempertanyakan fungsi KPU sekarang, yang dianggapnya tidak independen.

“Sekarang dengan dibuatnya institusi Independen, bayangkan Presiden sah atau tidaknya ditentukan oleh KPU, independen dari mana?” sebutnya.

“Inilah yang harus kita bercermin dengan tahun ’55. Tahun itu kita belum punya teknologi yang maju, belum lahir generasi Z, bisa kita bayangkan dengan kesederhanaan tersebut, tapi dunia mencatat pemilu tahun ’55 itu pemilu paling jujur,” pungkas Kaban.*(Redaksi)

Redaksi
Author: Redaksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed